Single News

Belajar tanpa batasan Usia di Akom Sumbawa

Wawan Kurniawan - Mahasiswa Teknik Alat Berat Akom Sumbawa

Di Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) Sumbawa, semangat belajar yang tak mengenal batas usia menemukan sosok inspiratif pada diri Wawan Kurniawan. Sebagai mahasiswa di program studi Teknik Alat Berat (TAB) yang kini berusia 48 tahun, Wawan telah membuktikan bahwa dedikasi dan kemauan keras adalah modal utama dalam menguasai keterampilan teknis yang kompleks. Saat ini, ia telah menuntaskan tugas akhir yang bertajuk “Teknik Penggalian dan Perataan Tanah menggunakan Excavator Kobelco SK200”, sebuah penulisan tugas akhir yang menggabungkan pemahaman teoretis mendalam dengan penerapan standar operasional prosedur yang ketat di lapangan.

Pencapaian Wawan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga simbol komitmen AKOM Sumbawa dalam melahirkan tenaga profesional yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Penelitiannya mengenai teknik pengoperasian dan keamanan operasional alat berat menjadi referensi berharga bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya, sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman lapangan yang dipadukan dengan pendidikan vokasi yang tepat dapat menghasilkan performa kerja yang unggul di industri pertambangan maupun konstruksi.

Menanggapi dedikasi yang ditunjukkan oleh mahasiswanya, Ketua Program Studi Teknik Alat Berat AKOM Sumbawa, Bapak Agus Harlian, M.M.Inov, memberikan apresiasi yang mendalam. Beliau mengungkapkan bahwa sosok seperti Wawan adalah cerminan dari kurikulum berbasis kompetensi yang dijalankan kampus. “Pak Wawan membuktikan bahwa profesionalisme tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh ketekunan dan penguasaan teknis yang terukur. Beliau adalah inspirasi bagi kita semua bahwa untuk menjadi ahli di industri alat berat, semangat untuk terus belajar adalah kunci utama,” ujar Pak Agus Harlian.

Melalui keberhasilan mahasiswa seperti Wawan Kurniawan, AKOM Sumbawa semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata industri. Kisah ini diharapkan mampu memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus konsisten menjaga kualitas pendidikan yang aplikatif, sehingga setiap lulusan nantinya benar-benar siap menjawab tantangan di sektor industri alat berat nasional dengan dedikasi dan kualitas kerja yang profesional.