478 Wisudawan AKOM Siap Isi Dunia Kerja

Suasana wisuda ke-IX mahasiswa AKOM Sabtu 12 Sept 2026.

SUMBAWA — Sebanyak 478 mahasiswa Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) Sumbawa resmi diwisuda dalam Wisuda Ke-IX yang digelar di Ruang Publik Kreatif Dea Mas, Sabtu (12/9/2026). Dengan demikian mereka berhak menyandang gelar Ahli Pratama Teknik Alat Berat (APTAB)

Para wisudawan berasal dari dua program studi, yakni Program Studi D1 Teknik Alat Berat dan D2 Program Studi Teknik Energi Terbarukan.

Prosesi wisuda tersebut dihadiri Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Bidang Sosial Kemasyarakatan, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa bersama sejumlah anggota DPRD, Pejabat sari LLDIKTI Wilayah VIII, serta Ketua Dewan Pembina Yayasan Dea Mas Dr Zulkieflimansyah, SE., MS.c.

Dalam sambutannya, Direktur AKOM Sumbawa, Fajar Rachmat, S.I.Kom., memberikan motivasi kepada para wisudawan agar menjadikan wisuda bukan sebagai akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menghadapi tantangan kehidupan dan dunia kerja.

Fajar mengatakan, keberhasilan para wisudawan hari itu merupakan hasil dari perjalanan panjang yang di dalamnya terdapat perjuangan, pengorbanan waktu, tenaga, serta dukungan keluarga.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan peran orang tua dan keluarga yang telah mendukung mereka hingga menyelesaikan pendidikan.

“Hari ini bukan sekadar sebuah seremoni akademik. Hari ini adalah hari penanda sebuah perjalanan,” kata Fajar dalam sambutannya.

Menurutnya, ijazah yang diterima para wisudawan bukan sekadar dokumen akademik, tetapi menjadi simbol dari perjuangan yang telah mereka lalui selama menempuh pendidikan.

Karena itu, ia meminta para lulusan untuk tetap rendah hati dan menghargai orang tua serta keluarga yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Fajar kemudian menegaskan karakter pendidikan vokasi yang menjadi identitas AKOM.

Menurut dia, AKOM tidak ingin hanya menghasilkan lulusan yang memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan dan kemampuan untuk menerapkannya di dunia kerja.

“Dunia kerja tidak hanya membutuhkan orang yang pintar. Dunia kerja membutuhkan orang yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, mampu berkomunikasi, mampu beradaptasi, dan memiliki integritas,” ujarnya.

Tekankan Keselamatan Kerja
Kepada lulusan D1 Teknik Alat Berat, Fajar memberikan pesan khusus agar seluruh kompetensi yang diperoleh selama pendidikan diterapkan dengan mengutamakan ketelitian, kedisiplinan dan keselamatan kerja.

Ia mengingatkan bahwa pengoperasian alat berat bukan hanya persoalan kemampuan mengendalikan mesin, tetapi juga menyangkut tanggung jawab besar terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Jadilah operator dan tenaga profesional yang tidak hanya terampil mengendalikan alat, tetapi juga memahami bahwa keselamatan adalah harga yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sementara kepada lulusan Teknik Energi Terbarukan, Fajar meminta agar mereka terus mengembangkan kemampuan seiring dengan perubahan teknologi dan kebutuhan energi di masa mendatang.

Ia menegaskan, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus dipandang sebagai fondasi untuk terus belajar, bukan sebagai garis akhir.

“Jangan pernah berhenti belajar. Apa yang kalian pelajari di AKOM adalah fondasi, bukan garis akhir,” pesannya.

Alumni Diminta Jadi Bagian dari Solusi
Fajar juga mendorong para lulusan AKOM agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Para alumni diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi bagi kebutuhan industri dan pembangunan daerah.

Menurutnya, Sumbawa memiliki potensi besar dengan perkembangan sektor pertambangan, industri, energi dan teknologi yang terus berlangsung. Kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia lokal yang memiliki kompetensi.

“Ketika industri membutuhkan tenaga terampil, alumni AKOM harus siap. Ketika daerah membutuhkan inovasi, alumni AKOM harus hadir,” katanya.

Ia berharap para alumni dapat membawa nama baik almamater melalui kompetensi, integritas dan kontribusi mereka di tengah masyarakat.

Fajar juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nama baik keluarga dan almamater di mana pun mereka berada.

“Di mana pun kalian bekerja, jadilah orang yang dapat dipercaya. Jika diberi tanggung jawab, tunaikan. Jika melakukan kesalahan, berani mengakui,” ujarnya.

AKOM Buka Prodi Agribisnis Unggas
Dalam kesempatan tersebut, Direktur AKOM juga menyampaikan perkembangan baru dalam perjalanan institusi pendidikan vokasi tersebut.

AKOM Sumbawa, kata Fajar, akan terus melakukan pengembangan program pendidikan agar semakin relevan dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan daerah.

Salah satu langkah tersebut adalah dibukanya Program Studi Agribisnis Unggas pada tahun ini.

Pembukaan program studi baru tersebut menjadi bagian dari komitmen AKOM untuk memperluas bidang pendidikan vokasi sekaligus merespons kebutuhan sumber daya manusia di sektor yang potensial dikembangkan di daerah.

“Kami menyadari bahwa masih banyak yang harus kami benahi. Tetapi kami memiliki satu komitmen: AKOM akan terus tumbuh, terus belajar, terus berinovasi, dan terus berusaha menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan daerah,” kata Fajar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga wisudawan, dosen, tenaga kependidikan, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan para mahasiswa hingga sampai pada momentum wisuda.

Wisuda Ke-IX AKOM Sumbawa tersebut sekaligus menjadi penanda bertambahnya ratusan tenaga terampil dari dua bidang keahlian, Teknik Alat Berat dan Teknik Energi Terbarukan, yang diharapkan dapat mengambil peran dalam dunia kerja serta pembangunan di Kabupaten Sumbawa dan daerah lainnya.

Kepada para lulusan, Fajar berpesan agar keberhasilan yang diraih tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat jalan menuju masa depan. Selamat berkarya. Selamat mengabdi. Selamat menjadi alumni Akademi Komunitas Olat Maras,” pungkasnya.