
Staff Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan Ni Wayan Rusmawati sedang membacakan sambutan Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot pada Wisuda ke-IX AKOM 12/9/26.
SUMBAWA- Sebanyak 478 wisudawan Akademi Komunitas Olat Maras mengikuti acara Wisuda ke-IX AKOM pada 12 Sept 2026. Mereka terdiri dari program studi teknik alat berat dan teknik Energi Terbarukan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten bidang Sosial Kemasyarakatan Ni Wayan Rusmawati.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menegaskan kepada para wisudawan bahwa mereka tidak lulus dalam waktu yang biasa. “Tetapi kalian lulus pada saat yang dibutuhkan,” kata Bupati. Dikatakan bahwa proyek blok elang PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara merupakan salah satu proyek strategis yang akan memberi warna baru bagi perekonomian kabupaten sumbawa.
bahkan PT AMMAN menyebut blok elang sebagai salah satu cebakan tembaga dan emas yang sangat besar.
Menurutnya, yang penting saat ini bukan berapa besar cadangan mineral yang ada di bawah tanah sumbawa. Tetapi pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: berapa banyak anak sumbawa yang nantinya mampu bekerja karena adanya peluang tersebut?
“Inilah titik temu antara AKOM dan masa depan Sumbawa,” katanya.
Pemerintah tidak ingin investasi berjalan sendiri. Sementara masyarakat hanya melihat dari pinggir jalan. Pemda ingin ada link and match yang benar-benar nyata antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan dunia industri.
Bahkan pada juli 2026, pemerintah provinsi NTB secara khusus mulai menyinkronkan rencana pengembangan blok elang dengan pendidikan vokasi dan program pemberdayaan masyarakat.
“Artinya, arah kita sudah jelas,” katamya. Ketika industri membutuhkan tenaga terampil, maka lembaga pendidikan kita harus mempersiapkannya. Dan ketika anak-anak kita sudah memiliki kompetensi, maka dunia industri juga harus memberikan ruang yang sebesar-besarnya bagi tenaga kerja lokal.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa sendiri sedang mendorong pendidikan dan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Jadi, kata Bupati, para wisudawan hari ini sebenarnya tidak sedang lulus pada waktu yang biasa. “Kalian lulus pada saat sumbawa sedang membutuhkan orang-orang dengan keterampilan seperti yang kalian miliki,” tegasnya.
“Anak-anakku sekalian, saya ingin kalian pulang dari acara ini nanti dengan satu keyakinan: Sumbawa membutuhkan kalian. Jangan merasa bahwa untuk sukses kalian harus selalu pergi jauh dari Sumbawa,” harapnya.
Bupati mengingatkan walaupun suatu saat lulusan AKOM harus pergi, pergilah untuk belajar, bekerja dan mencari pengalaman. Tetapi kalau sudah memiliki kemampuan, jangan lupa pulang membawa ilmu dan pengalaman itu untuk membangun daerah sendiri. (jar)