AKOM Sumbawa baru saja menerima dukungan literasi yang sangat berharga melalui hibah buku dari penulis biografi terkemuka, Nurdin Ranggabarani. Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh CEO AKOM, Bapak Fajar Rachmat, S.I.Kom, sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan sejarah dan budaya di lingkungan kampus.
Salah satu karya utama yang menjadi sorotan dalam koleksi ini adalah buku berjudul “Dea Malela, dari Sumbawa Selatan Hingga Afrika Selatan (Sebuah Catatan Perjalanan)”. Buku ini merupakan catatan mendalam yang membedah jejak langkah seorang tokoh besar asal Sumbawa, Dea Malela, yang kiprahnya telah menembus batas negara hingga ke Afrika Selatan.
Melalui narasi yang disusun dengan apik, pembaca diajak menyelami dinamika sejarah masa lalu serta keterhubungan budaya yang erat antara Sumbawa dan Afrika Selatan. Penulis berhasil merangkai fakta sejarah menjadi sebuah perjalanan emosional yang menunjukkan bahwa putra daerah memiliki pengaruh signifikan dalam peta sejarah internasional.
Kehadiran buku ini di AKOM bukan sekadar koleksi perpustakaan biasa, melainkan media untuk membangkitkan kembali ingatan kolektif masyarakat Sumbawa. Kisah perjuangan dan diaspora tokoh daerah ini diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi bagi sivitas akademika AKOM untuk terus berkarya dengan semangat global, meski tetap berakar pada kearifan lokal.
Kami mengundang seluruh mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengeksplorasi lebih jauh mengenai sejarah besar di balik sosok Dea Malela. Mari kunjungi perpustakaan AKOM untuk membaca langsung buku ini dan mengambil hikmah dari catatan perjalanan yang luar biasa dari Bapak Nurdin Ranggabarani.
Salah satu karya utama yang menjadi sorotan dalam koleksi ini adalah buku berjudul “Dea Malela, dari Sumbawa Selatan Hingga Afrika Selatan (Sebuah Catatan Perjalanan)”. Buku ini merupakan catatan mendalam yang membedah jejak langkah seorang tokoh besar asal Sumbawa, Dea Malela, yang kiprahnya telah menembus batas negara hingga ke Afrika Selatan.
Melalui narasi yang disusun dengan apik, pembaca diajak menyelami dinamika sejarah masa lalu serta keterhubungan budaya yang erat antara Sumbawa dan Afrika Selatan. Penulis berhasil merangkai fakta sejarah menjadi sebuah perjalanan emosional yang menunjukkan bahwa putra daerah memiliki pengaruh signifikan dalam peta sejarah internasional.
Kehadiran buku ini di AKOM bukan sekadar koleksi perpustakaan biasa, melainkan media untuk membangkitkan kembali ingatan kolektif masyarakat Sumbawa. Kisah perjuangan dan diaspora tokoh daerah ini diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi bagi sivitas akademika AKOM untuk terus berkarya dengan semangat global, meski tetap berakar pada kearifan lokal.
Kami mengundang seluruh mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengeksplorasi lebih jauh mengenai sejarah besar di balik sosok Dea Malela. Mari kunjungi perpustakaan AKOM untuk membaca langsung buku ini dan mengambil hikmah dari catatan perjalanan yang luar biasa dari Bapak Nurdin Ranggabarani.